Komunitas perangkat lunak bebas tidak pernah berhenti untuk mengenalkan beberapa produk FLOSS (Free/Libre Open Source Software) kepada masyarakat, bahkan mereka tidak segan-segan ngomporin agar terlibat langsung terhadap proses pengembangan. Gotong Royong Penerjemahan LibreOffice adalah salah satunya.

Gotong Royong Penerjemahan LibreOffice merupakan rangkaian acara ‘semi festival’ yang diadakan oleh komunitas perangkat lunak bebas diberbagai daerah pada setiap akhir pekan selama bulan Januari 2019, khususnya di Jawa Tengah da Jawa Timur.

Acara ini merupakan kelanjutan dua acara penerjemahan yang sudah diadakan lebih dahulu pada tahun 2018, tepatnya di Gresik dan Yogyakarta.

Malang menjadi kota pertama dari rangkaian acara selama Januari 2019 yang mengadakan Gotong Royong Penerjemahan LibreOffice. Telah dilaksanakan pada tanggal 5-6 Januari 2019 bertempat di DOT Techno Valley, Perum. Permata Hijau A.15, Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang.

Menyusul Kota Malang, Surabaya juga menjadi tempat dari rangkaian acara ‘semi festival’ penerjemahan LibreOffice. Digawangi oleh KLAS yang bekerja sama dengan OSC PENS dan disponsori oleh LibeOffice ID dan APJII Jawa Timur.

Rangkaian acara Penerjemahan LibreOffice Surabaya tidak jauh berbeda dengan kota atau kabupaten yang sudah lebih dulu mengadakan acara serupa, hanya berbeda bagian-bagian yang akan diterjemahkan. Surabaya berfokus menerjemahkan LibreOffice (yang awalnya) Master Help, karena penambahan jumlah string untuk rilis LibreOffice yang akan datang, maka penerjemahan difokuskan ke LibreOffice 6.2 Help.

LibreOffice 6.2 Help adalah bagian-bagian yang berisi panduan dalam mengoperasikan LibreOffice dengan nomor versi 6.2. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pihak TDF kemungkinan akan merilis LibreOffice 6.2 tidak lama lagi. Yey!

Proses penerjemahan tidak bisa asal-asalan menerjemahkan saja, kontributor (dalam hal ini, mentor) harus menjelaskan batasan-batasan penerjemahan dan bagian-bagian yang harus diterjemahkan. Selain itu kesepakatan atau model penerjemahan juga menjadi hal yang harus diperhatikan bersama.

Selama dua hari penerjemahan LibreOffice di Surabaya, tim kontributor lokal berhasil menuntaskan peralihan bahasa (dari Inggris ke Indonesia) sekitar 29 ribu lebih string yang ada di LibreOffice 6.2 Help. Meskipun belum bisa melampaui hasil penerjemahan LibreOffice di Kota Malang yang mencapai 38 ribu lebih string yang berhasil diterjemahkan, namun kontributor atas nama LibreOffice Indonesia optimis target penerjemahan bisa terpenuhi.

Segala keseruan penerjemahan LibreOffice akan selalu membekas di hati para kontributor muda selama mereka masih berkomitmen mendukung gerakan perangkat lunak bebas di Indonesia.

Nantikan keseruan penerjemahan LibreOffice di Kab. Pasuruan yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-20 Januari 2019 dan di Kota Surakarta pada 26-27 Januari 2019 mendatang. Informasi lebih lengkap ada di laman Instagram @klas_activity.

Dari pada hanya membayangkan keseruannya lewat berita ini, lebih keren lagi kalau Anda ikut ambil bagian secara nyata. Datang dan meriahkan acaranya.

Salam Open Source!

Galeri Acara

Penerjemahan LibreOffice - Surabaya 12-13/01/2019

%d blogger menyukai ini: