Kunjungan KLAS Pada Acara Translasi Libreoffice di Kota Yogyakarta


Setelah berhasil melakukan acara translasi Libreoffice di Kota Gresik pada tanggal 3 – 4 November 2018 dengan pencapaian yang sangat mengagumkan yaitu +/- 12.000 string telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Pada acara kali ini, KLAS hadir dalam acara translasi kedua di Kota Yogyakarta tepatnya di Kantor Midtrans, Jl. Gandok Baru No. 46, Depok, Yogyakarta pada tanggal 1 – 2 Desember 2018. Acara ini memiliki tujuan yang sama dengan acara pertama di Kota Gresik, yaitu mengajak para pemuda untuk turut aktif berkontribusi dalam proyek sumber kode terbuka, dalam hal ini adalah sebagai penerjemah.

Hari Pertama

Dibuka pada pukul 10.00 oleh Sdr. Rania Amina, beliau memberikan penjelasan pertama mengenai apa itu aplikasi sumber kode terbuka, Libreoffice. Beliau memberikan arahan dengan cukup jelas mengenai apa saja yang dibutuhkan dalam menerjemahkan aplikasi ini.

Peserta yang hadir tidak hanya dari Kota Yogyakarta namun diramaikan juga oleh beberapa kota seperti Surabaya dan Solo. Peserta yang hadir berjumlah 15 dan menargetkan untuk bisa menerjemahkan sampai 40% dari 36,8% yang telah diterjemahkan.

Langkah pertama yang wajib kita lakukan adalah mendaftarkan diri kita ke Pootle dan berikut adalah tautan nya : https://translations.documentfoundation.org. Akun yang pertama kali kita tidak memiliki hak akses untuk dapat melakukan translasi sehingga kita dapat meminta tolong kepada administrator agar menaikkan peran akun kita ke tingkat yang lebih tinggi. Administrator untuk translasi Libreoffice Indonesia adalah Bp. Andika Triwidada dan Bp. Andik Nur Achmad sedangkan untuk Reviewer dari yang telah diterjemahkan adalah Bp. Jordan Maulana.

Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan pada saat melakukan penerjemahan seperti contoh adalah apabila terdapat sebuah kata yang diawali oleh tanda “<” serta diakhiri tanda “>”, maka kata tersebut tidak boleh untuk diterjemahkan dan tetap secara bawaan.

Untuk aturan aturan lainnya yang perlu diperhatikan dapat dilihat pada tautan berikut :https://wiki.documentfoundation.org/UI_and_Help_files_Content_Guide.

Melalui acara ini, menurut salah satu peserta yaitu, Dafid Ekhwani, peserta dapat belajar meningkatkan kualitas bahasa inggris nya serta berkontribusi lebih lagi dalam sumber kode terbuka sehingga Indonesia dapat berkurang aktivitas pembajakannya.

Fokus pada acara kali ini adalah menerjemahkan pada bagian Libreoffice – help (master) , dalam bagian tersebut terdapat 3 bagian lagi yaitu Scalc, Swriter dan Shared. Berakhir pada pukul 17.00, pada hari pertama, peserta yang telah hadir memenuhi target mereka dengan mencapai 45% penerjemahan ! Dan untuk peserta terbanyak pada hari pertama diperoleh oleh Sdr. Amrul dari KSL dengan peroleh poin 895. Sdr. Amrul mendapatkan hadiah yaitu Buku “Menulis Buku dengan Libreoffice” buatan Bp. Sokibhi.

Hari Kedua

Dengan tercapainya target pada hari pertama, para peserta dengan antusias tinggi meningkatkan kinerja mereka untuk mencapai hasil sebanyak banyaknya. Dimulai pada pukul 10.00 ditempat yang sama, peserta mulai menerjemahkan lagi apa yang telah mereka terjemahkan pada hari pertama. Proses pernerjemahan hari kedua ini semakin seru dengan ada tambahan dua peserta yang sebelumnya tidak bisa hadir pada hari pertama.

Fokus dengan 3 materi yaitu  Scalc, Swriter dan Shared dengan 17 yang dibagi menjadi 3 tim sesuai materi membuat kegiatan translasi semakin menyenangkan. Dengan penuh fokus menerjemahkan , setiap peserta mendengarkan music menggunakan earphone masing-masing. Namun disayangkan ada temen dari KLAS yang tidak melanjutkan translasi  dikarenakan kondisi yang tidak sehat.

Dalam proses translasi peserta sering mendapat kesulitan untuk menerjemahkan bahasa inggris menjadi bahasa indonesia. Mentranslasikan tidak hanya sekedar mengartikan namun harus sesuai dengan konteks bahasan pada materi.  Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan koordinasi bersama translator lain untuk menyepakati arti dari istilah yang cukup asing dengan membuat sebuah kamus yang bisa diakses di github. Kamus ini sangat membantu untuk proses translasi menjadi lebih cepat. Namun ketika terdapat istilah baru yang belum dibahas di github, mas Rania selaku pembimbing membantu mengartikan translasi lewat grup translator jogja.

Pada jam 13.00 seluruh peserta bersama-sama istirahat dan makan siang di tempat makan yang tidak jauh dari lokasi. Ini merupakan momen yang menyenangkan dimana peserta bisa saling sharing pengalaman. Peserta saling berbagi informasi mengenai kegiatan di komunitas mereka masing-masing.  Hal ini cukup menyenangkan karena kita dapat saling berbagi informasi mengenai teknologi open-source dan acara-acara yang selanjutnya akan diselenggarakan.

Setelah menyelesaikan makan dan istirahat, peserta melanjutkan proses translasi hingga selesai jam 16.00. Karena target yang diharapkan sudah tercapai, peserta menurunkan intensitas translasi. Namun sangat disayangkan setelah acara selesai tidak sempat berfoto bersama. Peserta dari KLS lebih dahulu pulang tanpa sempat berfoto. Akhirnya foto diambil dengan penyerahan buku ke Dafid Ekhwani sebagai bentuk  penghargaan sebagai peserta dengan nilai pencapaian tertinggi.

Galeri

Translasi Libreoffice Yogyakarta 2018

Kontributor Penulis

Imanuel Ronaldo, Dafid Ekhwani.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.