Selayang Pandang Membangun Git Server Pribadi dengan Gitlab dan Implementasinya


Pada hari Selasa, 5 Juli 2018, Microsoft membuat pengumuman yang menjawab setiap keraguan para pejuang open source yaitu akuisisi Github oleh Microsoft. Nilai akuisisi tersebut mencapai 7,5 milliar dollar AS. Github sendiri merupakan situs tempat para ahli pemrograman (coder) menyimpan atau berkolaborasi membuat kode pemrograman. Situs ini begitu populer di kalangan pengembang aplikasi serta perusahaan, sehingga banyak yang menaruh proyek, dokumentasi, serta kode pemrograman mereka di situs GitHub.

Bersamaan dengan akusisi Github oleh microsoft, banyak sekali pejuang open source yang telah lama menggunakan layanan tersebut menyarankan untuk bermigrasi ke GitLab ataupun ke Bitbucket yang memiliki layanan yang mirip dengan Github.

Pada tanggal 7 Juli 2018, Kelompok Linux Arek Suroboyo atau KLAS mengadakan cangkrukan dengan tema “Membangun Server Git Pribadi dengan Gitlab dan Implementasinya” dengan tujuan agar teman teman open source dapat membangun server git pribadi apabila tidak ingin menggunakan layanan github yang telah diakuisisi.

Gitlab sendiri adalah layanan yang serupa dengan Github namun yang diutamakan oleh para pengguna layanan adalah fitur private yang tidak berbayar, berbeda dengan saingannya, Github yang mewajibkan pengguna untuk membayar apabila ingin private untuk berkas yang ingin disimpan di Github.

Pada acara ini pada awalnya akan diisi oleh Sdr. Chotibul Umam yaitu salah satu anggota KLAS yang juga sebagai Ketua Komunitas Linux UPN Surabaya serta Sdr. Joko Susilo yang aktif sebagai Web Developer di Surabaya namun Sdr. Chotibul Umam berhalangan dan akhirnya digantikan oleh ketua KLAS yaitu Sdr. Darian Rizaluddin.

Bertempat di kantor APJII Jawa Timur yaitu Intiland Tower Lt. 11 Surabaya, acara berlangsung pada pukul 10.00 W.IB. .Peserta yang hadir sangat beragam dari beberapa kalangan seperti karyawan, CEO Startup Teknologi, mahasiswa serta penggiat Open Source. Tidak hanya itu, peserta juga berasal dari beberapa daerah seperti Kota Malang, Sidoarjo dan Surabaya sendiri.

Gitlab yang digunakan pada lokakarya ini adalah Gitlab versi community editio atau Gitlab CE dan peserta diwajibkan untuk membawa laptop dengan spesifikasi minimal RAM 4GB dan sudah terinstall Virtual Machine didalamnya. Pada tahap awal, peserta akan mengunduh berkas gitlab-ce pada link yang telah disediakan dan memasangnya pada virtual machine yang telah disiapkan. Pada langkah selanjutnya, peserta diberitahu cara mengatur gitlab server dengan ip masing masing yang ada pada komputer peserta dan setelah itu peserta telah selesai membangun server gitnya sendiri menggunakan gitlab.

Pada sesi selanjutnya dilanjutkan oleh pembicara yang kedua yaitu Sdr. Joko Susilo yang memberikan pelatihan kepada para peserta yang hadir bagaimana menggunakan Gitlab dengan perintah perintah didalamnya. Dimulai dari konsep dasar apa itu Git dan bagaimana cara kerja Git, Sdr. Joko Susilo juga menjelaskan mengenai permasalahan umum yang sering terjadi pada Git yaitu konflik pada saat melakukan merge (penggabungan) di git.

Acara ini ditutup dengan foto bersama pada pukul 15.00 oleh peserta dan pembicara.

Materi

Anda dapat mengakses materi melalui beberapa tautan berikut ini:

Dokumentasi Acara

Membangun Git Server Pribadi dengan Gitlab dan Implementasinya, 7 Juli 2018

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.